Cerita Misteri Bedug yang Bisa Menangis
Seperti yang kita ketahui semakin mendekati akhir Ramadhan seperti biasa masjid akan semakin rame karena banyak orang yang melakukan itikaf atau cuma sekedar mengikuti kegiatan tadarus Al Quran yang semuanya dengan satu tujuan untuk mendapatkan Malam Lailatul Qadar.
Dan suasana seperti ini membawa saya teringat ke sebuah cerita Bedug yang Bisa Menangis yah sebuah cerita tentang sebuah kejadian nyata yang pernah terjadi ketika saya masih SMP dan masih tinggal di jawa sana.
Walau tagnya Cerita Misteri tapi kenyataannya cerita ini aslinya sangat membuat kita bingung antara mau tertawa atau geleng geleng kepala. kenapa begitu? berikutlah cerita lengkapnya
Seperti yang saya sebutkan diatas bahwa sudah lumrah bila mendekati akhir Ramadhan banyak orang yang menginap di masjid termasuk anak anak.
Dan ketika kejadian itu terjadi banyak sekali anak kecil yang menginap di Masjid termasuk saya, saya ingat betul suasana malam itu berjalan seperti malam malam sebelumnya ada yang tadarusan dan banyak juga yang sudah tertidur karena tidak tahan mengusir ngantuk yang menyerang dan kebanyakan yang tertidur dari mereka adalah anak anak kecil yang masih sekolah di SD bisa di maklum karena saya masih ingat betul siang harinya mereka banyak yang mengikuti perlombaan 17 Agustusan
Dan suasana masih berjalan normal ketika kita semua melakukan saur bersama di mesjid bagi saya dan mungkin bagi yang lain makanan terasa begitu nikmat karena setelah siang seharian mengikuti loba 17an malamnya kita mengikuti tadarusan
Tapi seketika suasana berubah menjadi hiruk pikuk ketika bedug di tabuh seperti kita ketahui di kebanyakan mesjid di Jawa sebelum adzan dikumandangkan meraka suka menabuh bedug dulu begitupun dengan waktu itu tapi bedanya sesaat setelah bedug di tabuh selain terdengar suara bedug itu sendiri kita mendengar suara tangis yang begitu melengkking "EMAAA ADUHHH EMAAA""""""
Saya ingat betul tuh waktu itu yang mukul bedug langsung belari ke dalam mesjid karena seperti yang kita tahu bedug kebanyakan di letakkan di luar mesjid padahal yang mukul sudah termasuk bapak bapak karena walau masih muda dia sudah punya anak. Jadi bisa anda tebak apa yang terjadi dengan anak anak hampir semua dari mereka termasuk saya serempak belari terbirit birit mendekati Pak Imam Mesjid.
Dan pilihan kami memang tidak salah karena akhirnya Pak Imam yang menenagkan kami semua, sesaat setelah kami tenang Beliau dan segelintir orang berinisiatif untuk keluar ke arah bedug sedang kami kebanyakan mengikuti juga tapi mengendap takut jauh di belakang mereka.
Tapi sesaat Pak Imam dan segelintir orang itu akan sampai ke bedug suara tangis tiba tiba mereda cuma terdengar suara isak tangis saja tapi sejurus kemudian terlihat ada sesosok tubuh kecil yang keluar dari belakang bedug, sesaat kita semua menarik napas sosok itu bejalan ke arah kami.
Dan tahukah anda itu apa.....
eh ternyata itu si AD salah satu bocah yang tadi malam ikut menginap juga di mesjid, sedang berjalan pelan sambil terisak-isak dan tangannya mengusap usap kedua matanya yang basah oleh air mata.
Segera kami semua menggerubutinya dan sejurus kemudian di beri minum
Setelah terlihat agak tenang kemudian dia ditanya oleh Pak Imam
"Kamu ngapain tidur di bedug?"
"Ga ada AD** sengaja tidur di bedug malam AD** di dalam mesjid tadi kebangun karena suara bedug"
Hening .....
yah seketika suasana menjadi hening
Dan keheningan itu pecah oleh suara Pak Imam yang menyuruh sesorang untuk adzan karena waktu memang sudah agak telat
Dan sejurus kemudian kita semua melaksanakan Shalat Shubuh seperti biasa tapi bedanya sehabis Sholat terutama anak kecil pada kabur semua ke rumah masing tapi secara bergerombol dan didampingi oleh orang dewasa yang alasannya sih mau menemani anak anak tapi kalau niat yang aslinya sapa yang tahu he he
Jadi bisa di tebak bagaimana hebohnya suasana kampung kami besok harinya
Kejadian tadi subuh ternyata menyebar begitu cepat dari mulut ke mulut
Dan bisa di tebak besok malamnya mesjid begitu sepi hanya segelintir orang saja yang melakukan kegiatan Tadarus.
Dan karena itu sangat meresahkan saya ingat betul magribnya besok harinya diadakan semacam rembug desa membahas masalah ini
Dan tanpa disangka didalam rembug desa itu terungkap suatu fakta yang membuat orang tertawa dan geleng geleng kepala
karena ternyata kejadian subuh kemarin itu bukan kerjaan makhluk halus atau apa semacamnya tapi kerjaan manusia yang bernama Mang End**
Yah kerjaan jail dari seorang yang bernama Man End** yang memang terkenal sangat sangat jail di kampung kami, sudah tak terhitung lagi papan pembatas antara perempuan dan laki laki rubuh dan menimpa para ibu ibu karena kerjaan dia yang suka mendorong orang ketika orang sedang ruku karena seperti kita ketahui itu adalah posisi dimana orang tumpuan tubuhnya tidak seimbang
Tapi karena kerjaan isengnya ini diluar nalar maka kita semua tidak ada yang menyangka ini kerjaan dari dia tapi lebih menduga ini kerjaan dari sebangsa Jin dan sejenisnya he he
Yah begitulah suasana ramadhan di kampung saya entah apa sekarang masih seperti itu penuh kekhusuan yang diselingi oleh tingkah jail dan iseng dari segelintir orang yang menyebabkan kita tertawa untuk sejenak.
Sebetulnya masih banyak lagi kejailan kejailan yang seperti menjadi tradisi di kampung kami ketika bulan ramadhan yang saya janji akan saya bahas di postingan tersendiri.
Sekian pembahasan saya mengenai Cerita Misteri Bedug yang Bisa Menangis semoga menghibur anda semua
.
0 Comments:
Post a Comment